Jumat, 12 September 2008

Kepastian di tengan ketidak pastian


Maz. 37 : 23 - 29
Rom. 8 : 31 - 39

"Kepastian ditengah ketidak pastian"
Inilah kabar baik bagi setiap orang percaya yaitu orang yang telah diselamatkan (telah menerima karunia/anugrah keselamatan dari Yesus Kristus)

Kondisi dunia di saat yang semakin tidak menentu ini, krisis ekonomi global akibat pengaruh krisis kredit property (Subprime mortgage crisis)di Amerika yang selanjutnya di perparah dengan melonjaknya harga minyak dunia yang sempat menembus diatas level $ 100 per barrelnya. Bahkan di Indonesia sendiri kondisi ini semakin diperparah dengan kenaikan harga BBM, hilangnya minyak tanah dan kenaikan harga gas LPG belum lagi dengan ancaman krisi energi dan pangan yang menghantui seluruh dunia. Apa yang bisa dijanjikan masa datang dengan krisis beruntun dan multi dimensi ini?

Bahkan Chief Economist Deutsche Bank Group, Norbert Walter seperti yang dirilis oleh media Kompas.com, Kamis, 14 Agustus 2008. Memprediksi bahwa ekonomi global baru mulai pulih pada 2010. Tetapi ini adalah baru sebuah prediksi. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.

Siapakah manusia di dunia ini yang bisa memastikan masa datang? tidak ada, tidak seorang pun yang bisa memastikan apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, tetapi bagi setiap orang percaya tidak akan ada alasan untuk takut dan gentar dalam menghadapi masa depan.

Lewat Firmannya (yang kekal, ya dan amin) ia telah berjanji bahwa ada beberapa "Jaminan Kepastian" bagi masa depan orang percaya:

1. Kepastian bahwa Tuhan telah menetapkan langkah bagi orang yang berkenan kepadanya.

Siapakah orang yang berkenan kepada Allah, mereka adalah orang-orang percaya (yang telah diselamatkan dan diangkat menjadi Anak-anak Allah). Bagi orang percaya Tuhan akan senantiasa turut campur tangan dalam perjalanan hidupnya, mereka tidak akan pernah ditinggalkan.

Tuhan telah menetapkan langkah bagi orang percaya berarti juga bahwa setiap orang percaya memiliki tempat dalam rencana Tuhan dan tidak ada rencana Tuhan yang akan gagal dan rancangannya adalah selalu rancangan damai sejahtera.

2. Tuhan yang menopang tangan orang percaya.

Kesusahan, kesakitan, penderitaan dan pencobaan tidak akan pernah membuat orang percaya jatuh tergeletak karena Tuhan senantiasa menopang tangannya. Tangan/kuasanya (kuasa Roh Kudus) akan memampukan kita untuk bisa kembali bangkit, berjalan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan Allah. Roh Kudus Allah yang akan memapukan kita untuk melakukan ini.

3. Anak cucu oarang percaya tidak akan pernah meminta-minta.
Janji penyertaan, pemeliharaan Tuhan Allah kita tidak hanya untuk saat ini, dan beberapa tahun kedepan saja. Tuhan menjamin dan menggaransi kesejahteraan hidup sampai kepada anak cucu kita. Berkatnya juga turun atas anak cucu kita.

Satu hal yang penting kita ingat akan hal ini adalah kewajiban kita untuk memelihara anak kita dengan kasih serta pengajaran akan Firman Tuhan. Mewariskan Iman kepada mereka dan bukan Agama agar kelak mereka juga menjadi anak-anak yang berkenan kepada Allah.

4. Allah sendiri telah berkorban bagi kita.
Bukankah Allah sendiri telah mengorbankan nyawanya di kayu salib bagi keselamatan kita, bagaimana mungkin Allah tidak akan menyediakan kebutuhan kita dan senantiasa menjaga kita dimasa yang akan datang?

Bagi Tuhan memberi materi adalah hal yang mudah, bahkan nyawanya telah diberikan kepada kita, tetapi marilah kita mencari dahulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya maka semuanya akan ditambahkan (lebih dari apa yang telah ada) Nya kepada kita (Mat. 6:33)

5. Kita orang percaya adalah lebih dari pemenang.
Bukan hanya telah diselamatkan, tetapi bahkan kita lebih dari pemenang, menang dari segalanya. Menang dari rasa takut, menang dari kemiskinan, menang dari hukuman kekal.Tidak ada satu alasan pun untuk takut akan sesuatu, kecuali takut untuk berbuat dosa.

Inilah kabar baik bagi setiap orang percaya, kabar baik yang harus disampaikan kepad semua orang.......

(di sari dari Khotbah Ibadah Minggu di Gereja Kristen Pengabar Injil Pos PI Karawaci, Minggu 7 Sept 2008. Pengkotbah. Bpk. Pdt. Yan Antoni)

Song : "I Know Who Holds Tomorrow"

Tidak ada komentar: